FF Minsul "Please Don't Leave Me, Oppa" part. 2

Jumat, 31 Mei 2013



Please Don't Leave Me, Oppa (Part. 2)




‘There’s a message…..’ tiba-tiba HPku berbunyi tanda ada SMS. Siapa ini? Pikirku. Nomor yang tidak dikenal. Tanpa basa-basi aku segera membukanya. 


From : 021-xxx-xxx-xxx
Annyeong Sulli-sshi! Ini Minho. Hehe. Kau ingat aku kan? Orang yang mengobrol dengan mu saat pulang sekolah tadi. Aku hanya ingin menjadi temanmu. Apa boleh? Balas pesanku ya. Hehe. Xoxo. Minho

Hah?! Apa-apaan dia?! Darimana dia dapat nomorku? Aish, padahal aku tidak mau berurusan dengannya. Tapi kenapa sekarang dia malah mengirimi ku SMS?!

Kulemparkan HPku ke tempat tidur. Ah, aku harus jawab apa? Apa tidak usah aku jawab saja? Tapi pasti dikira aku sombong. Ah aku jadi serba salah! Kajja Sulli, berpikirlah!! Akhirnya kuputuskan untuk menjawab pesan itu.

To : 021-xxx-xxx-xxx
Ne, tentu saja aku tidak lupa.
Menjadi teman? Hmm, baiklah. Tapi hanya sebatas teman ya J.

From : 021-xxx-xxx-xxx
Jinjja-yo? Ne, hanya sebatas teman. Hehe. Gomawo Sulli-sshi sudah mau menjadi temanku. Hehe. Mari kita berteman mulai dari sekarang J. Tapi, namjachingu Sulli-sshi tidak marah kan? Kkkkk~

Pertanyaan bodoh macam apa itu -_-. Namjachingu? Jelas-jelas dia tau aku tidak pernah dekat dengan namja manapun.

To : 021-xxx-xxx-xxx
Namjachingu saja aku tidak punya kkkk~

Begitulah kira-kira aku dan Minho oppa saling SMS-an. Ya, mulai sekarang aku memanggilnya dengan ‘oppa’ karena dia meminta sendiri -_-. Walaupun tiap hari kita SMS-an, tapi aku hanya menganggap itu adalah SMS ‘teman biasa’. Aku tidak ingin hubungan yang lebih. Walaupun sebenarnya Minho  oppa adalah orang yang baik walaupun tingkahnya sedikit urakan dan suka membuat masalah.

-skip-

Hari ini aku dan Minho oppa janjian untuk jalan-jalan ke taman. Entah kenapa hari ini aku berdandan semanis mungkin, supaya terlihat baik di depan oppa. Eomma-ku saja daritadi menyindirku terus kkk~

From : Minho Oppa
Are u ready Princess? Oppa akan ke rumahmu sekarang. Gidaryeo! Xoxo

Minho oppa memang suka memanggilku Princess, katanya aku bukan lagi temannya. Tapi dia sudah anggap aku adik perempuannya. Itu tak masalah bagiku, walaupun sedikit melanggar perjanjian kita sebagai teman.

To : Minho Oppa
Ne oppa. Ppalli ne! daritadi eomma appaku meledekku terus karena dandananku. Hahaha

Tak berapa lama terdengar suara motor, itu pasti Minho oppa. Aku segera berpamitan dengan appa dan eommaku yang daritadi senyum-senyum. Oppa pun ikut pamit, lalu kami segera pergi.

Kamipun sampai di taman yang berada di pinggir kota.jujur saja, meskipun aku sudah sering SMS, namun aku masih malu untuk berbicara dengannya.

“Sulli-ah. Kenapa kau selalu diam saja? Dasar adik oppa yang lucu.” Katanya sambil mencubit pipiku.

“Ack, apo oppa!” dia malah tertawa saat aku bilang begitu. Apanya yang ucu ya -_-

“Mianhae, hehe. Kau terlihat semakin lucu saat seperti itu. Hari ini kau juga sangat cantik.” Aish, kata-katanya yang terakhir membuat pipiku bersemu. Tiba-tiba aku ingat sesuatu.

“Oppa, aku ingin bertanya.” Dia sempat heran. Bertanya saja harus minta izin dulu. Dasar aku memang terlalu polos -_-.

“Ada apa Sulli-ah?” Dia terlihat penasaran.

---------------------------------------------------------------------------------------------------
To Be Continued

Kira-kira apa yang Sulli mau tanyakan ya??
Tunggu part selanjutnya :)
Thanks for reading :)
xoxo ~ @evglsta

2 komentar:

Catur Yana mengatakan...

suka banget karena Minsul. btw next, don't to long to next chapter y..(@_@)

Maria Evangelista ♡ mengatakan...

semua part FF ini sudah di post chingu :) part 1-8 :) terimakasih sarannya^^ lain kali akan diperbaiki ^^

Posting Komentar