Please Don't Leave Me, Oppa! (Part. 3)
“Ada apa Sulli-ah?” Dia terlihat penasaran.
“Ehhmm, apa
oppa berpacaran dengan Yuri Eonni? Kalau iya, berarti aku harus menjauhi oppa,
aku tidak ingin ada gossip tentang aku dan oppa.” Sebenarnya pertanyaan ini
sungguh bodoh. Tapi sungguh, semenjak mendengar kabar Minho Oppa dekat dengan
Yuri Eonni, aku jadi minder mendekati Minho oppa. Walaupun hubungan kami hanya
‘kakak-adik-‘.
“Ani, semua
gossip itu tidak benar. Kau tidak perlu menjauhi oppa adik kecilku.” Katanya
sambil mengelus rambutku. Perlakuan inilah yang membuatku betah berada di dekat
Minho oppa yang terkenal playboy.
“Lalu
mengapa ada gossip seperti itu oppa? Dan mengapa kalau oppa ditanya teman-teman
oppa hanya tersenyum? Yuri eonni juga begitu.”
“Sebenarnya
oppa dan Yuri noona hanya teman kerja. Kita memang mengadakan sebuah acara
sekolah. Dan panitianya oppa dan Yuri noona. Mungkin karena kami sering pergi
bersama jadi gossip itu muncul. Padahal kami hanya membicarakan tentang acara
itu jika pergi bersama. Oppa dan Yuri Noona juga sepakat jika di Tanya tentang
hubungan kami, jawab saja dengan senyum. Nanti semua orang akan tau dengan
sendirinya.” Jelasnya panjang lebar.
“Ooo, ne
arasseo oppa. Aku juga ingin bertanya lagi. Sebenarnya berapa banyak mantan
oppa? Oppa terlihat punya banyak sekali mantan sehingga disebut playboy.”
“Sebenarnya,
oppa tidak punya mantan.” Kata-katanya membuatku kaget!
“Oppa jangan
bohong! Lalu siapa semua yeoja yang pernah digosipkan dengan oppa?”
“Semua yeoja
itu hanya temanku. Kau tau kan, aku ini memang sering bergaul dengan
yeoja-yeoja. Tapi bukan berarti aku playboy seperti yang banyak orang bilang.
Memang, beberapa diantara mereka pernah menyatakan perasaannya padaku. Tapi aku
menolaknya, karena aku hanya menunggu seseorang.”
“Ooo begitu
ya oppa. Siapa yeoja beruntung itu? Dan kenapa sikap oppa itu urakan?”
“Oppa begitu
karena daridulu oppa tidak pernah merasakan kasih sayang yang utuh dari eomma
dan appa. Jadi oppa melampiaskannya di sekolah. Tapi, sekarang oppa berjanji
akan mengubah sifat buruk oppa itu demi seseorang.” Perlahan-lahan senyuman
tampak di wajahnya. Senyuman yang begitu manis :p
“Sulli-ah,
kajja pulang. Hari sudah mulai malam.” Katanya sambil berdiri dari tempat
duduknya lalu berjalan pergi menuju sepeda motornya.
“Ne, oppa.”
Kataku sambil berdiri. Sebenarnya aku masih ingin berlama-lama dengannya
disini. Ternyata berduaan dengan minho oppa sangat asyik. Pantas saja banyak
yeoja yang suka jalan berdua dengannya. Aku pun berjalan menuju motornya.
-skip-
1 tahun kemudian……
Tak terasa,
kedekatan kami sudah berjalan 1 tahun. Hubungan kami pun masih sama,
‘kakak-adik’. Tapi sebenarnya, dibalik hubungan ‘kakak-adik’ kami, aku mulai
menyimpan perasaan suka padanya. Tingkahnya yang ternyata sangat lembut pada
yeoja, senyumannya yang manis tak bias berhenti melayang di pikiranku. Dia
sekarang juga bukan ‘playboy’ lagi, meskipun memang dia bukan playboy sih,
hehe. Dia jarang dekat dengan yeoja.
Sifatnya yang urakan pun mulai menghilang. Yeoja itu memang benar-benar
mengubah sifat Minho Oppa. Aku jadi makin penasaran sebenarnya siapa yeoja itu.
“Good
Morning student. Now, open your book page 299.” Suara Mrs. Lee mengagetkan ku.
Aku pun sadar dan mengikuti pelajarannya dgn fokus.
Tiba-tiba
kepala sekolah masuk bersama seorang namja yang lumayan cakep hehe.
---------------------------------------------------------------------------------------------
To Be Continued
Kira-kira siapa namja baru itu ya??
Tunggu part selanjutnya :)
Thanks for reading :)
Thanks for reading :)
xoxo ~ @evglsta


0 komentar:
Posting Komentar