Please Don't Leave Me, Oppa! (Part. 7)
Tapi, entah ada setan apa yang merasuki diriku.
Hari ini aku coba mengaktifkan HPku. Segera saja ratusan SMS masuk. Kubaca
satu-persatu pesan tersebut. Tidak ada pesan dari Minho Oppa sama sekali. Namun
ada nomor tak dikenal mengirim ku SMS.
From : 028-xxx-xxx-xxx
Sulli-sshi ini aku, Jiyeon. Kau tidak kenal
aku kan? Aku adalah orang yang berpelukan dengan minho beberapa hari yang lalu.
Aku sungguh minta maaf telah membuatmu salah paham. Aku tau kau masih menunggu
cinta Minho. Tapi, apa salahnya seorang kakak memeluk adiknya yang sedang sakit
parah? Aku harap kau mengerti.
Hatiku
langsung remuk berkeping-keping. Jadi yang dipeluk adalah kakaknya? Selama ini aku
salah sangka. Oh Tuhan maafkan aku. Aku telah mengambil langkah yang salah
tanpa tau cerita yang sebenarnya. Lagipula, Minho Oppa tidak pernah bercerita
kalau dia mempunyai kakak. Tapi tetap saja aku merasa bersalah. Aku memutuskan
menelpon nomor tersebut.
“Annyeonghaseyo.
Nugu?” Katanya dari seberang sana. Untung nomornya belum ganti.
“Annyeonghaseyo,
ini Sulli. Orang yang kau SMS beberapa bulan lalu. Sejak kejadian aku menampar
Minho oppa dihadapanmu aku jadi tidak mengaktifkan HP berbulan-bulan. Baru
sekarang aku mengaktifkan HPku. Dan aku merasa bersalah karena telah salah
sangka.” Kataku sambil menahan tangis.
“Ne,
gwaenchanha. Saat kau lari dan Minho berusaha mengejarmu, dia menangis menyesal
karena dia tidak memberitahu kalau dia punya noona. Aku mengerti itu.” Minho
Oppa menangis sambil mengejarku? Oppa jeongmal mianhae, aku sungguh-sungguh
tidak tau.
“Uhhmm, apa
aku boleh berbicara dengan Minho oppa? Aku sungguh ingin meminta maaf.” Kataku
berharap Jiyeon eonni mau memaafkan aku dan mengizinkan aku berbicara dengan
Minho oppa.
“Minho ya?
Ehhmm, sebenarnya….” Katanya tebata-bata. Sebenarnya apa? Apa ada yang tidak
beres?
“Eonni, apa
yang terjadi? Katakan padaku eonni.” Aku memohon.
---------------------------------------------------------------------------------------------
To Be Continued
Apa yang terjadi dengan Minho selanjutnya?
Tunggu part selanjutnya :)
Thanks for reading :)
xoxo ~ @evglsta


0 komentar:
Posting Komentar