I'm In Love With You (Part. 2)
![]() |
“Ne,
arasseo. Sekarang kau cepat tidur.” Eomma mencium keningku, mematikan lampu
kamarku dan pergi. Aku memang masih suka diperlakukan seperti itu, walaupun
umurku sudah 20 tahun. Tapi itulah yang membuatku amat sangat mencintai
eommaku. Mataku pun perlahan-lahan mulai terpejam, dan tanpa sadar aku sudah
memasuki alam mimpi ku
Author POV
Namja itu
terbangun dari tidurnya karena hapenya berbunyi. Ack! ini masih pagi, siapa
yang menelponku pagi-pagi begini, batinya kesal. Namja itu bangkit dari tempat
tidurnya dan berjalan menuju meja belajarnya. Tertulis nama "Kim Jong In
Ahjussi' di layar ponselnya. Namja itu segera mengangkat teleponnya.
Tao POV
"Yeoboseyo.
Ada apa ahjussi sudah menelponku pagi-pagi begini?" Ujarku malas. Dia
selalu saja mengangguku dimanapun aku berada, ckckck.
"Datanglah
ke rumahku sekarang juga. Aku perlu berbicara denganmu." Klik! Percakapan
ditutup. Dasar ahjussi sial!! Kalau saja hutangku sudah lunas, pasti akan ku
cabik-cabik dia. seenaknya saja memperlakukanku seperti itu.
Aku
melangkahkan kakiku ke kamar mandi. Lalu turun ke bawah menemui eomma ku yang
sedang menyiapkan sarapan untuk kami.
"Mau
kemana Tao? Sarapan dulu, baru pergi." Kata eomma ku dengan lembut.
"Tidak
usah eomma. Aku sedang buru-buru. Aku makan di mobil saja." Aku lalu mengambil sebuah sandwich dan sebotol air putih dari meja makan.
"Baiklah.
Hati-hati di jalan ne." Kata eomma sambil mengelus rambutku.
"Ne,
eomma. Aku pergi dulu." Kataku sambil mencium kening wanita yang sangat kucintai ini. Aku lalu meninggalkan rumah dan segera menaiki sedan metalikku.
-skip-
Author POV
Namja itu
memacu mobil dengan kencangnya. Jalanan masih sepi karena memang masih sangat
pagi. Yang ada dipikirannya hanya cepat sampai ke rumah ahjussi itu, tak peduli berapa ratus kecepatan mobilnya saat ini. Sampai
akhirnya.....
Citttttt......
Tao POV
OMO! Hampir
saja aku menabrakseorang yeoja. Yeoja yang aneh, batinku. Pagi-pagi begini menggunakan kacamata hitam dan topi. Mungkin dia adalah buronan, pikiranku mulai melayang-layang tidak karuan. Aku lalu segera keluar dari mobil untuk menolong yeoja itu karena dia terlihat shock.
"Gwaenchanha?
Mianhabnida. Apa ada yang sakit? Dimana rumahmu? Aku akan mengantarmu pulang
sebagai permintaan maafku." Kataku. Tapi yeoja itu menolak dan bersikap
acuh padaku. Dia juga membuang muka dan tidak menatapku sama sekali sehingga
aku tidak bisa melihat wajahnya.
"Aniya!
Aku bisa jalan sendiri. Aku tidak perlu bantuanmu. Kamsahabnida!" Kata
yeoja itu sambil berdiri lalu pergi meninggalkanku. Ah Tao bodoh! Untuk apa
menolong yeoja seperti dia. Bagus sudah mau kutolong. Harusnya kutabrak saja
dia tadi -_-. Aku segera naik mobilku lagi untuk bertemu ahjussi tua
itu.
AT KIM JONG
IN'S HOUSE...
Author POV
Namja itu
segera melangkahkan kaki menuju rumah bosnya. Tampak bosnya sudah akan memarahi
dia habis-habisan karena terlambat datang. Namja itu tidak peduli. Yang penting
dia sudah mau kerumah ahjussi itu. Harusnya dia bersyukur namja itu masih mau datang
ke rumahnya.
Tao POV
"HUANG ZI TAO, KAU
TERLAMBAT!!!" Katanya dengan nada marah. Huh dasar kau orang tua.
Bisanya hanya marah-marah tanpa memikirkan orang lain, batinku.
"Mianhabnida.Tadi
aku menabrak seorang yeoja. Jadi aku menolongnya lebih dulu."
"Kau hanya bisa alasan. Ingat kau! Nyawa eomma dan dongsaengmu sekarang ada di
tanganku, jadi kau jangan macam-macam."
"Ne,
mianhabnida."
"Duduklah!" Katanya. Sepertinya amarahnya mulai reda.
"Kau masih ingat tugasmu? Membunuh anak dari musuhku?" Dia mulai membuka pembicaraan.
“Ne. Tapi
aku belum mengetahui wajah yeoja itu.” Kataku. Dia lalu memberiku sebuah foto
yeoja. Tapi foto itu diambil kira-kira 10 tahun yang lalu. Karena ayah yeoja
itu masih hidup dan yeoja itu masih terlihat kecil.
“Aku hanya punya foto masa kecilnya. Karena semenjak ayahnya meninggal dia pergi
entah kemana. Mungkin wajah yeoja itu sudah sedikit berubah. Tapi intinya kau
sudah pernah melihat gambaran wajahnya. Nama yeoja itu Jung Soo Yeon. Terakhir
kali aku bertemu dengannya (10 tahun yang lalu) dia tinggal di Incheon. Kau
coba cari di rumah lamanya. Siapa tahu dia masih disitu. Arasseo?”
“Ne,
arrasseo.” Kataku. Lalu aku segera pergi meninggalkan rumah ahjussi tua itu dan mencari dimana tempat tinggal gadis
itu.
Author POV
Namja itu kembali
menaiki sedan metaliknya. Dia termenung sejenak di mobilnya sambil memandangi foto keluarga itu. Sebenarnya dia tidak tahu apakah benar-benar akan
membunuh gadis itu. Dia sudah berjanji tidak membunuh orang. Tapi yang pasti saat ini dia lakukan adalah harus menemukan gadis itu dulu
supaya keluarganya bisa selamat dari ahjussi sialan itu. Walaupun tugasnya agak
susah, harus mencari yeoja yang 10 tahun menghilang. Dan namja itu hanya punya
foto masa kecilnya. Kemungkinan kecil bisa menemukan orang yang mirip dengan
foto itu. Bisa saja yeoja itu sudah operasi plastik supaya tidak ketahuan
jejaknya.
Dia pun
sampai didaerah Incheon. Lalu dia menuju ke salah satu rumah yang ditempati yeoja itu 10 tahun yang lalu. Dia mencoba
menekan bel rumah itu.
Tao POV
Ting Tong….
Tiba-tiba
pintu terbuka…
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
To Be Continued......
Hy!! I'm back with new part of my new FF :)
Hope you'll like this part guys :D Don't forget to give your comment. DON'T BE A SILENT READER PLEASE~ ^^
Hope you'll like this part guys :D Don't forget to give your comment. DON'T BE A SILENT READER PLEASE~ ^^
Don't copy my FF too ^^ Give credit if you want to copy my FF :DD
If you want to give your comment about this FF, you can contact me :
If you want to give your comment about this FF, you can contact me :
Via Twitter : @evglsta
Via Facebook : Maria Evangelista Fari K
I'll reply it as fast as I can :DD
And I'll post the next part as fast as I can too xD
XOXO ~ @evglsta a.k.a Choi Seungrin


0 komentar:
Posting Komentar