FanFiction (FF) I'm In Love With You (Part. 2)

Selasa, 13 Agustus 2013


I'm In Love With You (Part. 2)


“Ne, arasseo. Sekarang kau cepat tidur.” Eomma mencium keningku, mematikan lampu kamarku dan pergi. Aku memang masih suka diperlakukan seperti itu, walaupun umurku sudah 20 tahun. Tapi itulah yang membuatku amat sangat mencintai eommaku. Mataku pun perlahan-lahan mulai terpejam, dan tanpa sadar aku sudah memasuki alam mimpi ku

Author POV
Namja itu terbangun dari tidurnya karena hapenya berbunyi. Ack! ini masih pagi, siapa yang menelponku pagi-pagi begini, batinya kesal. Namja itu bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan menuju meja belajarnya. Tertulis nama "Kim Jong In Ahjussi' di layar ponselnya. Namja itu segera mengangkat teleponnya.

Tao POV
"Yeoboseyo. Ada apa ahjussi sudah menelponku pagi-pagi begini?" Ujarku malas. Dia selalu saja mengangguku dimanapun aku berada, ckckck.

"Datanglah ke rumahku sekarang juga. Aku perlu berbicara denganmu." Klik! Percakapan ditutup. Dasar ahjussi sial!! Kalau saja hutangku sudah lunas, pasti akan ku cabik-cabik dia. seenaknya saja memperlakukanku seperti itu.

Aku melangkahkan kakiku ke kamar mandi. Lalu turun ke bawah menemui eomma ku yang sedang menyiapkan sarapan untuk kami.

"Mau kemana Tao? Sarapan dulu, baru pergi." Kata eomma ku dengan lembut.

"Tidak usah eomma. Aku sedang buru-buru. Aku makan di mobil saja." Aku lalu mengambil sebuah sandwich dan sebotol air putih dari meja makan. 

"Baiklah. Hati-hati di jalan ne." Kata eomma sambil mengelus rambutku.

"Ne, eomma. Aku pergi dulu.Kataku sambil mencium kening wanita yang sangat kucintai ini. Aku lalu meninggalkan rumah dan segera menaiki sedan metalikku.

-skip-

Author POV
Namja itu memacu mobil dengan kencangnya. Jalanan masih sepi karena memang masih sangat pagi. Yang ada dipikirannya hanya cepat sampai ke rumah ahjussi itu, tak peduli berapa ratus kecepatan mobilnya saat ini. Sampai akhirnya.....

Citttttt......

Tao POV
OMO! Hampir saja aku menabrakseorang  yeoja. Yeoja yang aneh, batinku. Pagi-pagi begini menggunakan kacamata hitam dan topi. Mungkin dia adalah buronan, pikiranku mulai melayang-layang tidak karuan. Aku lalu segera keluar dari mobil untuk menolong yeoja itu karena dia terlihat shock.

"Gwaenchanha? Mianhabnida. Apa ada yang sakit? Dimana rumahmu? Aku akan mengantarmu pulang sebagai permintaan maafku." Kataku. Tapi yeoja itu menolak dan bersikap acuh padaku. Dia juga membuang muka dan tidak menatapku sama sekali sehingga aku tidak bisa melihat wajahnya.

"Aniya! Aku bisa jalan sendiri. Aku tidak perlu bantuanmu. Kamsahabnida!" Kata yeoja itu sambil berdiri lalu pergi meninggalkanku. Ah Tao bodoh! Untuk apa menolong yeoja seperti dia. Bagus sudah mau kutolong. Harusnya kutabrak saja dia tadi -_-. Aku segera naik mobilku lagi untuk bertemu ahjussi tua itu.

AT KIM JONG IN'S HOUSE...

Author POV
Namja itu segera melangkahkan kaki menuju rumah bosnya. Tampak bosnya sudah akan memarahi dia habis-habisan karena terlambat datang. Namja itu tidak peduli. Yang penting dia sudah mau kerumah ahjussi itu. Harusnya dia bersyukur namja itu masih mau datang ke rumahnya.

Tao POV
"HUANG ZI TAO, KAU TERLAMBAT!!!" Katanya dengan nada marah. Huh dasar kau orang tua. Bisanya hanya marah-marah tanpa memikirkan orang lain, batinku.

"Mianhabnida.Tadi aku menabrak seorang yeoja. Jadi aku menolongnya lebih dulu."

"Kau hanya bisa alasan. Ingat kau! Nyawa eomma dan dongsaengmu sekarang ada di tanganku, jadi kau jangan macam-macam."

"Ne, mianhabnida."

"Duduklah!" Katanya. Sepertinya amarahnya mulai reda.

"Kau masih ingat tugasmu? Membunuh anak dari musuhku?" Dia mulai membuka pembicaraan.

“Ne. Tapi aku belum mengetahui wajah yeoja itu.” Kataku. Dia lalu memberiku sebuah foto yeoja. Tapi foto itu diambil kira-kira 10 tahun yang lalu. Karena ayah yeoja itu masih hidup dan yeoja itu masih terlihat kecil.

“Aku hanya punya foto masa kecilnya. Karena semenjak ayahnya meninggal dia pergi entah kemana. Mungkin wajah yeoja itu sudah sedikit berubah. Tapi intinya kau sudah pernah melihat gambaran wajahnya. Nama yeoja itu Jung Soo Yeon. Terakhir kali aku bertemu dengannya (10 tahun yang lalu) dia tinggal di Incheon. Kau coba cari di rumah lamanya. Siapa tahu dia masih disitu. Arasseo?”

“Ne, arrasseo.” Kataku. Lalu aku segera pergi meninggalkan rumah ahjussi tua itu dan mencari dimana tempat tinggal gadis itu.

Author POV
Namja itu kembali menaiki sedan metaliknya. Dia termenung sejenak di mobilnya sambil memandangi foto keluarga itu. Sebenarnya dia tidak tahu apakah benar-benar akan membunuh gadis itu. Dia sudah berjanji tidak membunuh orang. Tapi yang pasti saat ini dia lakukan adalah harus menemukan gadis itu dulu supaya keluarganya bisa selamat dari ahjussi sialan itu. Walaupun tugasnya agak susah, harus mencari yeoja yang 10 tahun menghilang. Dan namja itu hanya punya foto masa kecilnya. Kemungkinan kecil bisa menemukan orang yang mirip dengan foto itu. Bisa saja yeoja itu sudah operasi plastik supaya tidak ketahuan jejaknya.

Dia pun sampai didaerah Incheon. Lalu dia menuju ke salah satu rumah yang ditempati yeoja itu 10 tahun yang lalu. Dia mencoba menekan bel rumah itu.

Tao POV

Ting Tong….

Tiba-tiba pintu terbuka…

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
To Be Continued......

Hy!! I'm back with new part of my new FF :)
Hope you'll like this part guys :D Don't forget to give your comment. DON'T BE A SILENT READER PLEASE~ ^^
Don't copy my FF too ^^ Give credit if you want to copy my FF :DD
If you want to give your comment about this FF, you can contact me :
Via Twitter : @evglsta
Via Facebook : Maria Evangelista Fari K
I'll reply it as fast as I can :DD
And I'll post the next part as fast as I can too xD
XOXO ~ @evglsta a.k.a Choi Seungrin 

0 komentar:

Posting Komentar