Please Don't Leave Me, Oppa! (Part. 5)
Karena
sering SMSan, aku dan L menjadi sangat dekat. Bahkan banyak yang bilang kami
seperti sepasang kekasih. L memang dewasa dan humoris, dia benar-benar tipeku
sekali. Minho oppa? Aku tidak tau dia dimana sekarang. Meskipun kita 1 sekolah,
tapi aku tidak pernah bertemu dengannya. Mungkin dia sudah menemukan ‘yeoja’
yang lain. SMSku pun hanya sesekali di balas. Sekarang malah tidak pernah.
HPnya pun tidak aktif. Ya sudah lah kalau dia sudah melupakan aku. Tapi
terkadang aku kangen candaannya, tangannya yang sering mencubit pipiku,
senyumnya yang manis… tiba-tiba wajahnya muncul dibenakku. Oppa, mengapa kau
pergi di saat aku mulai menyukaimu? Mungkin kau hanya ingin permainkan
perasaanku saja.. L
-skip-
Beberapa
bulan kemudian aku sudah bisa membuka hatiku untuk namja lain. Minho oppa sudah
menghilang ditelan bumi, tidak ada kabar sama sekali. Biarlah, mungkin dia
sudah menemukan kebahagiaanya. Aku dan L pun semakin dekat. L sudah
mengungkapkan perasaannya padaku, namun aku belum bisa menjawabnya. Sejujurnya
saja aku masih menunggu Minho oppa kembali, tapi sepertinya hal itu tidak mungkin
terjadi.
From : Myungsoo / L
Sulli-sshi, jangan lupa janjimu untuk
berjalan-jalan denganku hari ini. Akan kujemput kau dirumah jam 4 sore nanti.
Aku membaca
SMS yang L kirim barusan. Aku sebenarnya tidak enak dengan L. Aku belum
menjawab pernyataan cintanya padaku. Memang aku menyukai L, tapi rasa sukaku
kepada Minho oppa lebih besar.
To : Myungsoo / L
Ne, L. Aku tidak akan pernah melupakan
janjiku.
Balasku,
lalu kumatikan HP agar tidak ada yang bisa menghubungiku.
-skip-
04:00 p.m
KST
Suara motor
yang tak asing lagi terdengar di telingaku. Itu pasti L, batinku. Aku segera
keluar rumah dan naik ke motornya lalu pergi. Hari ini kuputuskan untuk pergi
ke taman favoritku bersama Minho oppa.
“Mau kemana
kita Sulli-sshi?.” Tanya L sambil tetap fokus mengendarai motornya.
“Kita ke
taman di ujung kota saja, kau tau kan?”
“Ne,
pegangan yang kuat Sulli-sshi. Aku akan ngebut.” Aku melingkarkan tanganku ke
pinggangnya.
-At The Park-
“Kita sudah
sampai.” Kata L sambil turun dari motornya.
Kami
berjalan-jalan menyusuri taman. Aku ingat terakhir kali aku kesini bersama
Minho oppa… Ack, minho lagi Minho lagi. Lupakan Minho oppa Sulli!! Lagian buat
apa memendam perasaan kepada seseorang yang tidak pernah memikirkanmu, bahkan
tidak tau perasaanya kpdmu. Sekarang yang bersamaku adalah L. Aku harus mencoba
membuka pintu hatiku untuknya.
“Sulli-sshi..”
L tiba-tiba memegang tanganku.
“Kau masih
belum menjawab pertanyaanku.” Aku bingung dengan kata-katanya.
“Pertanyaan
apa?” Tanyaku penasaran.
“Will you be
my princess?” L berlutut di hadapanku. Sungguh romantis sekali.
---------------------------------------------------------------------------------------------
To Be Continued
Apakah Sulli akan menerima L sebagai namjachingunya?
Tunggu part. selanjutnya :)
Thanks for reading :)
xoxo ~ @evglsta
xoxo ~ @evglsta


0 komentar:
Posting Komentar